Jokowi: Saya Tidak Terganggu Isu Pelengseran 20 Mei

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Jokowi: Saya Tidak Terganggu Isu Pelengseran 20 Mei

PAK DHE
Selasa, 19 Mei 2015
Satelit9.info Jakarta –Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada 20 Mei besok akan diwarnai aksi unjuk rasa. Dalam perspektif Presiden Jokowi, 20 Mei itu dekat waktunya dengan sejumlah peristiwa bersejarah di Indonesia.Presiden Joko Widodo akan tetap berada di Jakarta pada peringatan reformasi besok, Rabu (20/5/2015), yang rencananya akan diwarnai aksi unjuk rasa besar. Pihak Istana menyatakan, Presiden tidak terganggu dengan isu pelengseran pemerintahan dan akan membuka chat bagi peserta aksi unjuk rasa. "Enggak, kalau itu enggak (terganggu)," ujar Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Istana Kepresidenan, Selasa (19/5/2015). Andi mengatakan, pemerintah hingga saat ini juga tidak memperoleh informasi mengenai adanya keinginan perombakan absolute di pemerintahan. Presiden Jokowi, kata dia, hanya fokus bekerja dan menginstruksikan para menterinya untuk menyelesaikan masalah kelembagaan dan memperhatikan masalah penyerapan anggaran. Untuk peringatan reformasi besok, Andi mengatakan bahwa Presiden Jokowi akan berada di Istana, meski akan ada aksi unjuk rasa besar di depannya. Dia menjelaskan, Presiden juga sudah bertemu dengan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa terkait persoalan HAM dan politik. Istana juga membuka peluang para peserta unjuk rasa untuk bertemu Presiden, besok. "Kalau Presiden berkenan, dan segala sesuatu dimungkinkan, saya rasa tidak ada masalah," ucap Andi. Sebelumnya, informasi yang beredar secara berantai menunjukkan bahwa aksi unjuk rasa besar-besaran akan terjadi di Jakarta pada 20 Mei. Selain untuk memperingati reformasi, pesan itu juga menyisipkan isu pelengseran Jokowi, yang dianggap gagal memperbaiki kondisi perekonomian. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno menyatakan, aparat kepolisian sudah menyiapkan pasukan pengamanan untuk aksi unjuk rasa besok. Namun, Tedjo melihat, situasi hingga kini masih kondusif dan tidak ada aksi yang berujung pada pemakzulan Presiden. "Saya lihat kondusif, apalagi sudah bertemu Presiden. Mereka ingin suaranya didengar. Saya berharap mahasiswa tidak mengganggu ketertiban, apalagi merusak fasilitas umum," ucap dia..