Satelit9.info Jakarta- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) hari ini memutuskan untuk membekukan PSSI. Tidak ayal, segala aktivitas yang dilakukan PSSI tidak diakui oleh pemerintah.Kabar ini cukup mengejutkan lantaran di saat beredarnya surat keputusan Menpora itu Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI sedang berlangsung di Surabaya.
Melihat situasi itu, Ketua Umum Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI) Taufik Jursal Effendi justru menyayangkan sikap Djohar Arifin saat menjabat sebagai Ketum PSSI yang seperti tidak merespons dengan baik peringatan Kemenpora.
"Kalau saya melihat ini ada kesalahan di pak Djohar. Karena peringatan Kemenpora terjadi saat di eranya. Harusnya pada saat itu saat ada peringatan pertama dan kedua harusnya Djohar merespons cepat dengan Kemenpora,"ujar Taufik , Sabtu (18/4/2015).
"Harusnya peringatan pertama dan kedua pak Djohar bisa melakukan sesuatu. Ke depan harus duduk bersama karena ini terjadi absent komunikasi. Saya juga tidak mau menyalahkan Ketum PSSI yang sekarang, karena peringatan itu sudah terjadi di era pak Djohar," sambungnya.
Sebelum Kemenpora membekukan PSSI, sudah ada peringatan Kemenpora terkait pelarangan dua klub Arema Malang dan Persebaya Surabaya untuk tampil di Liga Indonesia. Kedua tim tidak lolos verifikasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Namun, pelarangan itu tidak diindahkan oleh PSSI.

Komentar