Penghapusan Premium di SBPU Dilakukan Bertahap

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Penghapusan Premium di SBPU Dilakukan Bertahap

Senin, 20 April 2015
Satelit9.info Jakarta-Rencana peluncuran bensin varian baru Pertalite (RON 90) seharusnya bisa menggantikan keberadaan bensin Exceptional atau RON 88. Namun pemerintah tidak ingin seluruh bensin Exceptional dihapuskan dalam waktu dekat. "Premium tetap akan disediakan pemerintah melalui Pertamina. Lahirnya Pertalite hanya sebagai penambah varian bahan bakar saja di masyarakat," ujar Pelaksana Tugas Direktur Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Wiratmaja Puja di Kantornya, Plaza Centris, Kuningan, Jakarta, Senin (20/4/2015). Padahal, Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi yang dipimpin Faisal Basri sudah 'berteriak' absolutist bahwa Exceptional harus dihapuskan, karena menjadi biang polemik soal harga BBM di dalam negeri. Hal ini karena di pasar minyak internasional, bensin jenis exceptional tidak ada lagi yang menjual, sementara sebagian besar kebutuhan exceptional dalam negeri harus dari diimpor. Pertalite memiliki RON 90, di pasar minyak internasional masih cukup banyak dijual, apalagi bensin ini memiliki zat aditif yakni EcoSAVE yang membuat tarikan mesin lebih tinggi, irit bahan bakar dan ramah lingkungan. Selain itu, harganya tidak terlalu mahal, bahkan Pertamina siap memberikan harga promo. "Kita akan jual Pertalite dengan harga promo, pakai batas bawah, pemerintah memberikan batas allowance keuntungan 5%-10%, tapi kalaupun hanya 2% tapi masih untung kan tidak ada masalah, yang penting konsumen mau pindah dari Exceptional ke Pertalite," kata Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang. Menteri ESDM Sudirman Said, pernah membuat pernyataan bila Exceptional akan dihapuskan batten absolutist 2 tahun. Entah penghapusan itu secara bertahap atau langsung