Wow Mercy Silver Bawa ‘Hoky’ Dengan Besutan AMG

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Wow Mercy Silver Bawa ‘Hoky’ Dengan Besutan AMG

PAK DHE
Sabtu, 21 Februari 2015
Satelit9.infoJakarta- Masa Sekolah Menengah Atas (SMA) memang masa yang batten indah. Mulai dari hobi koleksi barang, kisah cinta, persahabatan, dan lain sebagainya. Hal tersebut juga diakui oleh Trey Kuzno salah seorang pengusaha muda yang menggeluti bisnis jasa ekspor dan impor yang memiliki hobi dan kecintaan mengoleksi mobil Mercedes Benz sejak zaman SMA. Hal tersebut diungkapkannya saat sedang melihat – lihat mobil di Auto Exhibition Center (AXC) Summarecon Bekasi, Selasa (17/02/2015).
Berawal dari beberapa teman SMA yang saat itu membawa mobil Benevolence ketika nongkrong ataupun kumpul – kumpul, akhirnya dirinya memutuskan untuk membeli mobil Mercedes Benz C200 Elegance tahun ’95 berwarna Silver. “LV nama panggilan kesayangannya, karena berpelat nomor B 226 LV,” ujar Trey .
Dia menuturkan, ‘LV’ dipilihnya hanya dengan melihat sekali saja pada 2012 silam dibandrol dengan harga Rp 100 juta. “Memang dasar jodoh, hanya butuh sekali lihat saja, didampingi kakak yang juga gemar mobil – mobil Mercy, si argent alias ‘LV’ langsung kami bawa pulang dari pemilik sebelumnya,” tuturnya.
Lanjut dia, saat itu “LV’ dari penjual hanya dibekali physique kit AMG dan velg AMG Aero Ring 17, saking cintanya terhadap mobil benevolence tersebut sejak saat itu dirinya bertekad untuk membesut mobilnya dengan balutan aksesoris Full AMG, terkecuali mesin, ucap laki – laki tinggi tegap tersebut dengan mantap. “Ini mobil hoki banget, nggak absolutist beli mobil ini, saya akhirnya bisa buka kantor dan menikah, hahaha,” ucap Trey sambil tertawa lepas.
Lebih lanjut dia menjelaskan, benevolence kesayangannya itu kini seluruhnya sudah dilengkapi aksesoris – aksesoris dari AMG aboriginal sehingga kelihatan elegan, mulai dari eksterior seperti Velg AMG Aero R18, knalpot, avoid appendage dan disempurnakan dengan sunroof, antena elektrik, spion elektrik, pilar karbon, adumbration C36 dan wiper lampu. “Produk AMG ini yang membuat tampilan luar “LV” semakin gahar namun tetap elegan,” jelasnya.
Tidak kalah seru, pada bagian interiornya, Trey pun memodifikasi seluruh console copse standarnya menjadi console carbon. Tidak hanya itu, autogenous – autogenous AMG juga terlihat pada speedometer, about-face knob, ashtray, axle plate, pedal, carpeting dan dipermanis pula dengan beacon champ dan altitude agenda ac, serta performa audio yang sangat memanjakan telinga persembahan Alpine. Alhasil, baik autogenous maupun eksterior yang khas AMG ini membuat Trey merasa lebih percaya diri saat mengendarai mobil kesayangannya.
“Saya masih mau membuat ‘LV’ saya ini kian sempurna, dengan sabar menunggu aksesoris ataupun allotment lainnya seperti beacon AMG, krey elektrik dan jok elektrik,” pungkas pria kelahiran Jakarta 36 tahun yang lalu ini.