Satelit9.net Jakarta -Pembajakan konsep di industry game, sering di anggap hal yang lumrah. Selain di karenakan hukum hak cipta yang lemah, banyak pengembang juga enggan meneruskannya ke ranah hukum.Menurut Gregory Boyd, ketua departemen hiburan interaktif di firma hukum Frankfurt Kurnit Klein dan Selz, New York, perkara tersebut sulit di atasi karena distribusi dan pembajakan konsep bold berskala internasional, sedangkan hukum di setiap negara berbeda.
Berikut 5 bold yang serupa, dan dapat diunduh di Play Store dan Apple Store.
1. Threes dan 2048
“Threes mengajak kita untuk bermain – capital dengan angka dan hitungan. Bold ini menyajikan kolom 4×4 dimana tiap gerakan aakan menghasilkan penambahan jumlah angka. Jika sudah penuh karna tak ada angka serupa yang menyatu, kita di anggap kalah.
Meski baru dirilis di toko aplikasi sejak Februari 2014 dan berbayar, bold tersebut sukses dengan waktu yang cukup singkat di toko aplikasi Apple, namun kurang dari sebulan setelahnya, bold tersebut di cloning dengan nama “2048” dirilis secara gratis, dan tak tanggung – tanggung bold tersebut masuk di dalam bold terpopuler di toko aplikasi.
2. Ridiculous Fishing dan Ninja Fishing
Sebelumnya, “Ridiculous Fishing” hanya tersedia di sebuah situs, kemudian muncul” Ninja Fishing” di toko aplikasi, dan hal tersebut membuat pengembang “Ridiculous Fishing” berang, namun tak bisa berbuat apa – apa. Pada 2013, pengembang “Ridiculous Fishing” akhirnya dirilis di toko aplikasi dan tetap sukses.
Kedua bold tersebut mengajak kita sebagai seorang nelayan yang menenggelamkan pancingnya ke samudera, lalu menangkap ikan – ikan di samudera itu. Untuk memenangkan bold ini, kita harus menangkap ikan sebanyak mungkin.
3. Monument Valley dan Skyward
Menyandang cachet desain bold terbaik dari Apple di tahun 2014, “Monument Valley” tidak luput dari pembajakan konsep, dimana kloningannya bernama “Skyward”. Berbasis Puzzle, dan dengan latar belakang istana, keduanya mengajak kita untuk membantu seorang putrid mencari jalan keluar dengan berbagai tantangan yang menghadang.
4. Donkey Kong Country dan Banana Kong
Meski memiliki tampilan yang sama, namun “Donkey Kong Country” hanya tersedia untuk Nintendo, sedangkan “Banana Kong” hanya tersedia di toko aplikasi s
martphone. Meski begitu, keduanya memiliki banyak kemiripan konsep, seperti cerita ataupun peran kita sebagai pemain.
Di kedua game, kita berperan sebagai gorilla, dan harus terus berlari mengumpulkan pisang, dengan cara melompat, menggantung, atau dengan aksi lainnya. Yang berbeda pada “Banana Kong” hanya sang apache lebih cepat dan lihai.
5. Flappy Bird dan Splashy Fish
Sejak dirilis tahun 2013, kesuksesan “Flappy Bird” tidak dapat di pungkiri sebagai bold yang sukses di pasaran. Bahkan Dong Nguyen, sebagai pembuat bold ini, sempat menghapus “Flappy Bird” dari peredaran, di karnakan merasa bersalah. Pasalnya, banyak pemain yang merasakan ketagihan berlebih ketika mencoba permainan ini.
Di antara banyaknya kloningan “Flappy Bird” di toko aplikasi baki Google ataupun Apple, “Splashy Fish” adalah salah satu yang batten sukses sebagai kloningan dari “Flappy Bird”. Yang berbeda hanya karakter yang di gunakan di dalam game, apabila “Flappy Bird” menggunakan “Burung”, maka “Splashy Fish” menggunakan “Ikan”.-

Komentar