Pacar Hamil, Psk Dibunuh

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Pacar Hamil, Psk Dibunuh

PAK DHE
Selasa, 10 Februari 2015
Satelit9.net Semarang -Kasus terbunuhnya Nur Kumsana alias Ririn (17), Pekerja Seks Komersial (PSK) di Lokalisasi Sunan Kuning (SK) Semarang, Selasa (10/02/2015) menjadi pergunjingan sesama penghuni SK tersebut.
Di antara mereka, meski belum kenal Ririn asal Kopeng, Salatiga, tetapi merasa kasihan dan iba, apalagi korban yang masih remaja tengah hamil.Lain, penilaiannya terhadap pelaku, yang belakangan dikenal bernama Icuk. "Pelaku benar benar gila, tidak berperikemanusian. Wanita hamil kok tega teganya dibunuh", umpat seorang wanita penghuni SK geram.

Memang,Icuk dikenal kekasih korban Ririn. Bahkan, Icuk sendiri pekan lalu yang mengantar Ririn ke kompleks SK menempati rumah bordil milik Umi alias ida (46). "Ririn belum ada sepekan di sini. Ketika datang mencari pekerjaan diantar dengan kekasihnya itu", jelas Umi.
Namun, Icuk setelah kejadian menghilang dan sekarang masih diburu polisi. Icuk ketika menganiaya dengan cara membentur benturkan terutama bagian kepala pada dinding tembok yang terdapat pakunya dalam pengaruh minuman keras. "Pada abscessed hari sebelumnya, Icuk pesta miras bersama rekan rekannya menghabiskan beberapa botol", ucapnya.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono ketika dimintai tanggapan terkait kasus pembunuhan di kompleks SK mengatakan bahwa anggotanya sekarang ini masih di lapangan memburu pelaku, yang sudah dikenalinya itu. "Kami masih mengusut dengan menerjunkan anggota di lapangan. Kami harap sabar menunggu hasilnya nanti", ucapnya.
Menjawab pertanyaan menyangkut hubungan pelaku dengan korban, Djihartono yang didampingi Kasat sersenya, AKBP Sugiyarto mengaku sejauh ini belum mengetahui pasti apakah korban dengan pelaku suami istri atau masih pacaran ."Soal kedekatan antara korban dengan pelaku masih kami dalami apakah mereka suami istri atau terbatas masih pacaran", demikian Kapolrestabes Djihartono.