Satelit9.net Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menemukan adanya dana 'siluman' sebesar Rp 12,1 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2015 yang diusulkan DPRD.
Hal serupa juga ditemukan oleh situs kawalapbd.org. Situs ini dibuat oleh Ainun Nadjib yang juga pernah meluncurkan kawalpemilu.org untuk mengawal proses pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 lalu.
Dari temuan kawalapbd.org yang dikutip satelit9.net hari ini Jumat (13/3/2015) ada selisih Rp 10.553.071.000.000 antara RAPBD versi Pemerintah Provinsi DKI dengan usulan DPRD.
Warga DKI bisa memantau RAPBD DKI baik versi Pemerintah Provinsi maupun usulan DPRD. Dua versi RAPBD itu ditampilkan secara detail di situs kawalapbd.org.
Ada tiga kanal dalam situs tersebut. Salah satunya menampilkan abstracts secara beheld selisih affairs anggaran yang dibahas di masing-masing komisi di DPRD.
Di Komisi E DPRD DKI yang membidangi masalah pendidikan misalnya ada selisih anggaran sebesar Rp 5.352.377.328.440. Sementara di Komisi D yang membidangi pembangunan juga ada selisih antara versi DPRD dengan Pemrov DKI sebesar Rp 2.980.222.550.806.
Di Komisi B yang membidangi perekonomian juga ada selisih anggaran sebesar Rp 1.249.631.001.480. Selisih anggaran sebesar Rp 739.080.220 juga terjadi dalam penganggaran affairs Komisi A yang membidangi pemerintahan dan hukum.

Komentar