Jokowi: 2015, Ekonomi Tumbuh 5,7%

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Jokowi: 2015, Ekonomi Tumbuh 5,7%

PAK DHE
Senin, 09 Februari 2015
Satelit9.net Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis tahun ini, pertumbuhan ekonomi nasional tumbuh 5,7%, dibandingkan tahun 2014 yang hanya sekitar 5,1%.
Optimisme itu disampaikan Kepala Negara saat berdialog dengan Warga Negara Indonesia (WNI) di Gedung KBRI Manila, Filipina, pada Senin (9/2).
“Saya yakini pertumbuhan ekonomi akan bisa kita pegang,” kata Presiden Jokowi seperti dilansir situs Sekretariat Kabinet.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab itu dihadiri Ibu Negara Iriana Widodo, Duta Besar RI untuk Republik Filipina Johny Lumintang, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Selain itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anis Baswedan, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Gubernur Lemhanas Budi Susilo Supandji, Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar, dan Kepala BNP2TKI Nusron Wahid.
Kepala Negara mengatakan untuk mewujudkan pertumbuhan itu diperlukan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, pemerintah juga membuka pintu seluas-luasnya bagi kalangan investor, baik domestik maupun asing untuk membangun infrastruktur seperti jalan Trans Sumatera, bandara, dan pelabuhan.
“Ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi kita, saya yakin kita bisa tumbuh di atas 7%,” kata Presiden Jokowi.
Dia mengaku situasi ekonomi all-around yang kurang kondusif saat ini, banyak negara yang merevisi ambition pertumbuhan ekonominya. Disebutkan, Tiongkok yang sebelumnya mematok angka pertumbuhan ekonomi 7%, merevisinya menjadi 6%. “Indonesia yang pada 2014 pertumbuhannya sebesar 5,1%, dinaikkan menjadi 5,7% pada 2015,” katanya.