JK: Berani Memeriksa, Berani Juga Diperiks

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

JK: Berani Memeriksa, Berani Juga Diperiks

PAK DHE
Kamis, 12 Februari 2015
Satelit9.net Jakarta- Wakil Presiden
(Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengaku belum menerima laporan berisi protes Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas tindakan Polri yang memeriksa penyidik atau staf lembaga antikorupsi tersebut tanpa sepengetahuan Wakapolri, Komjen Pol Badrodin Haiti.
"Saya tidak tahu, belum saya dapat informasinya. Nanti kita cek," kata JK ketika ditanya perihal protes KPK, Kamis (12/2).
Namun, JK menyindir bahwa jika terkait persoalan hukum maka harus taat. Ia mengatakan, jika berani memeriksa maka berani juga diperiksa. "Jika berani memeriksa orang kan berani juga diperiksa kan. Tergantung, kalau tidak ada salah ya tidak salah. Tetapi, saya belum tahu itu (protes)," ujarnya.
Seperti diketahui, Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto (BW) sempat mengatakan pemeriksaan terhadap beberapa staf KPK oleh Bareskrim Mabes Polri ternyata tanpa sepengetahuan Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti.
Oleh karena itu, BW menyatakan keberatannya. Sebab, Presiden Jokowi, menurutnya, sudah tegas menyatakan tidak boleh ada upaya kriminalisasi.
Menanggapi pernyataan BW, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan, tidak seluruh panggilan dan pemeriksaan diketahui serta dimonitor oleh Wakapolri, Komjen Pol Badrodin Haiti.
Menurut Ronny, Wakapolri tidak berpikir dan menangani hal-hal teknis, melainkan hal-hal yang bersifat strategis. Terkecuali, apabila dalam pelaksanaan teknis itu ditemukan adanya penyimpangan yang dilakukan oleh anak buahnya. Maka Wakapolri bisa meminta pertanggungjawaban.