Hingga Malam Hari, Lalu Lintas di Grogol Masih Lumpuh

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Hingga Malam Hari, Lalu Lintas di Grogol Masih Lumpuh

PAK DHE
Senin, 09 Februari 2015
Satelit9.net Jakarta-Hingga malam hari, kawasan Grogol, Jakarta Barat, masih belum bisa dilewati kendaraan karena tingginya genangan air di depan Mal Citraland dan Universitas Tarumanegara. Keadaan ini membuat angkutan umum dari arah Tomang menuju Pluit atau Lebak Bulus tak bisa lewat termasuk bus TransJakarta yang haltenya berada tepat di depan Mal Citraland.
Kasatlantas Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Ipung Purnomo mengatakan, petugas di lapangan masih terus mengatur arus lalu lintas dan mengalihkannya agar tidak melewati Grogol. Pasalnya, air setinggi 50 cm masih belum surut sejak pagi hingga malam ini.
"Dari pagi sampai sekarang, belum bisa dilintasi kawasan Grogol. Lumpuh ini gara-gara air tidak kunjung surut. Mana hujannya terus-terusan," tutur Ipung sembari mengatur arus lalu lintas dari arah Tomang, Senin (9/2/2015).
Ipung mengaku pihaknya cukup kewalahan mengatur kondisi lalu lintas hari ini lantaran sejumlah akses terputus imbas terendamnya kawasan Grogol. Adapun akses yang sempat terputus yakni dari arah Roxy serta lalu lintas dari arah Tomang. Kemacetan parah pun tak bisa dihindari. Depan Kampus Trisakti arus kendaraan memenuhi seluruh ruas jalan yang tidak tergenang air.
Untuk mengantisipasi kendaraan agar jangan sampai terjebak di kawasan Grogol, tepatnya di depan Universitas Trisakti hingga sekitar Mal Central Park, pihaknya sengaja memasang barikade untuk memblokir akses masuk.
"Banjirnya masih tinggi, dari pada banyak kendaraan yang terjebak acclimation ditutup saja akses jalurnya," tukas dia.
Selain itu, akibat banjir parah di Grogol, bus TransJakarta juga terkena imbasnya. Sejumlah koridor tidak bisa beroperasi atau mengalami perpendekan jalur, yakni koridor 8 jurusan Harmoni - Lebak Bulus, koridor 9 Pluit - PGC, serta koridor 3 yang melayani jurusan Kalideres - Harmoni. Tidak beroperasinya Transjakarta membuat kondisi di halte Grogol sepi dari aktivitas penumpang. Alhasil, halte tersebut dimanfaatkan warga sekitar yang rumahnya kebanjiran, sebagai lokasi pengungsian. Lantai halte pun dilapisi sejumlah warga dengan karpet agar bisa diduduki bersama-sama.