Tak Kunjung Bikin PT Ratusan Pasoepati Boikot Pertandingan di Manahan

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Tak Kunjung Bikin PT Ratusan Pasoepati Boikot Pertandingan di Manahan

PAK DHE
Minggu, 15 Februari 2015
Satelit9.net Solo – Keriuhan bound klasik sesama tim Jawa Tengah, Persis Solo kontra PSIS Semarang di Stadion Manahan, Minggu (15/2) sedikit berbeda. Meskipun disaksikan belasan ribu penonton baik suporter Persis dan PSIS, dukungan dari suporter tuan rumah tak seperti biasanya.
Bila musim lalu Stadion Manahan penuh sesak saat Persis menjamu PSIS lantaran Pasoepati kompak, baik dari segala penjuru tribun bersorak-sorai, namun tidak untuk laga abscessed tadi. Sejumlah tribun stadion seperti di tribun B7 serta tribun Selatan terlihat menurun jumlahnya.
Ternyata adalah aksi boikot dilakukan ratusan anggota Pasoepati. Para penonton biasanya memenuhi stadion lebih memilih berada di luar karena sedang melakukan demonstrasi.
Para penonton ini melakukan aksi boikot di halaman parkir Manahan lantaran Persis Solo tak kunjung memiliki badan hukum berupa perseroan terbatas (PT). Salah satu suporter melakukan aksi boikot, Iwan Samudra mengatakan, Pasoepati jenuh dengan keadaan Persis tak segera berubah.
Diakuinya, Persis Solo wajib direvolusi seperti diungkapkan eksketua umum sekaligus Walikota Solo Hadi Rudyatmo (Rudy), beberapa waktu lalu.
“Pernyataan dari Pak Rudy yang meminta Persis harus meninggalkan cara absolutist sangat kami tunggu realisasinya dari pengurus yang baru ini. Tim ini harus menjadi profesional yang salah satunya wajib punya PT.” ungkapnya.